Haiii…. Sobat bisnis, kita kembali lagi dan akan membahas lebih
lanjut mengenai kisah hidup seorang tukang sapu yang menjadi orang sukses.
Nahhh, setelah beliau sudah mulai mendapat penghasilan yang lebih
dari penjualan sembako dan uang sewa rumah. Perjuangan beliau tidak cukup
berhenti sampai sini saja, pada tahun 2006 beliau tertarik dengan bisnis
pembuatan sari kelapa. Informasi yang didapat tentang pembuatan sari kelapa ini
tidaklah mudah untuk dilakukan, namun tetap saja itu tidak akan mengubah
keinginan beliau untuk bisnis dibidang itu. Dengan usaha yang dilakukan, beliau
mendatangi seorang dosen IPB dengan tujuan untuk belajar bagaimana caranya
fermentasi untuk pembuatan sari kelapa yang berkualitas dengan standar
ketentuan perusahaan. Awalnya dosen tersebut tidak mau mengajari Tri Sumono,
karena beliau hanya lulusan SMA yang dianggap tidak mampu memahami apa yang
disampaikan dosen tersebut. Dengan kesungguhan dan rayuan Tri Sumono itu,
akhirnya dosen tersebut mau mengajari Tri Sumono. Akhirnya beliau belajar
selama kurang lebih dua bulan, dan setelah mengantongi ilmu tersebut beliau
kembali untuk melanjutkan bisnis pembuatan sari kelapa tersebut.

Setelah beliau berhasil membuat produk sari kelapa tersebut dengan
kualitas yang baik, beliau langsung memproduksi 10.000 nampan dan langsung
lolos masuk perusahaan. Omset pertama yang beliau dapatkan mencapai 70 juta
rupiah. Dengan kualitas yang memenuhi, akhirnya banyak dari perusahaan tersebut
mengantri untuk mengambil produksi dari sari kelapa buatan Tri Sumono. Akhirnya,
Pada sejak saat itulah bisnis Tri Sumono mulai maju dan berkembamg. Dari sini,
Tri Sumono mengembangan produksinya dengan mengelola lewat perusahannya dengan
nama CV 3 jaya. Di perusahaan ini memngelola beberapa produk diantaranya: pertanian
padi dan jahe, peternakan burung dan kopi jahesachet merek Hootri.
Kini Tri Sumono tidak hanya terkenal
sebgai pengusaha yang sukses saja, namun beliau sekarang telah menjadi motivator
dikalangan masyarakat luas. Hingga sampai saat ini beliau sering
diundang-undang dalam mengisi suatu acara, baik itu di stasion televisi maupun acara
off air. Dalam acaranya beliau biasanya menceritakan tentang bisnis dan
motivasi hidup untuk mencapai kesuksesan. Dan beliau sering menyampaikan
bahwasannya ada empat kunci dalam menggapai kesuksesan yaitu berdo’a, memiliki kemampuan yang tinggi,
berani dalam menjalankan pilihannya, dan memiliki tujuan dan komitment tinggi
terhadap pekerjaan yang telah dijalani.
Dari
kisah Tri Sumono, kita dapat mengambil pelajaran dari kisah beliau yang sangat
tekun dalam menjalankan bisnisnya. Selain ketekunan yang beliau terapkan,
beliau juga melakukan usaha yang keras serta doa kan komitment yang kuat. Dari nilai-nilai
positif yang telah kita dapatkan dari kisah Tri Sumono tersebut kita dapat
mengangkat dan mempraktekan pada kehidupan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar